Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Secercah Harapan di Balik Dinding Dapur

  "Secercah Harapan di Balik Dinding Dapur" Sore itu  Saat senja mulai menyapa  Mentari mulai meninggalkan singgasananya  Otak ku berpikir cepat  Kepada siapa kita harus berkiblat Mengapa sakit saat ada yang terasa sulit Mengapa kecewa saat duka datang menyapa Mengapa sedih saat hati terasa lirih  Lantas, kepada siapa sebenarnya kita bertuhan  Saat kau di sakiti makhluk namun kesal dan geram  Bukan kah memang tuhan yang ciptakan Bukan kah memang tuhan yang izinkan  Lantas, mengapa kau harus geram  Kemanakah nilai keikhlasan Ikhlas bukan mengizinkan kita tersakiti Ikhlas melatih kita kepada siapa kita menempatkan hati Kepada siapa kita menghamba Kepada siapa ujung amal baik kita  Tuhan ataukah manusia

Postingan Terbaru

Tuan dan Tuhan

Percaya

Dari Ruang Kelas ke Karya Nasional: Siswa SMPN 1 Blega Terbitkan Buku, Tembus QRCBN & Terdaftar HAKI!

​Nurani Muhammad Ratit Arsya Maulidi

Administrasi Pendidikan Era Society 5.0

Hakikat Manusia dan Pendidikan

SAAT NURANI DIKHIANATI OLEH RITUAL

MAAF ADALAH SENI MEMPERBAIKI RETAKAN JIWA

Guru adalah Kebangkitan Jepang

Empat Pilar Literasi untuk Mencetak Raksasa Intelektual Masa Depan