Tahun Baru, Hati yang Lebih Lapang
Tahun Baru, Hati yang Lebih Lapang: Mengapa Kita Tak Harus Kuat Sendirian Oleh: Abdulloh Aup Tahun 2026. Angka-angka di kalender telah berganti, namun sering kali, beban yang kita bawa dari tahun sebelumnya masih terasa. Kita melangkah ke dalam babak baru ini dengan membawa serta luka-luka yang belum sepenuhnya sembuh—luka bersama, mungkin dari kehilangan, kekecewaan, atau kegagalan yang pahit. Namun, bersamaan dengan itu, ada secercah harapan yang bahkan belum sempat kita beri nama, sebuah janji samar akan hari esok yang lebih baik. Di awal tahun ini, di tengah riuhnya resolusi dan daftar tujuan, ada satu pelajaran fundamental yang kembali mengetuk hati kita: tidak semua perjalanan harus kita pikul sendirian. Berapa sering kita memaksakan diri untuk tampil kuat, seolah mengakui kelelahan adalah sebuah kelemahan? Kita sering percaya bahwa keberanian berarti menghadapi segala badai seorang diri. Padahal, justru dalam mengakui kerapuhan kitalah, kekuatan sejati ditemuka...